Wednesday, 28 December 2011

Curug Cimahi, Wisata Alam yang Mempesona

Ngamprah (28/12). Liburan akhir tahun tak perlu jauh-jauh. Selain mengurangi jejak karbon, masih ada tempat tujuan liburan yang asyik. Bagi Anda yang menyukai pesona alam, tak ada salahnya memilih Curug Cimahi menjadi tujuan wisata. Berlokasi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Curug Cimahi ini memiliki daya tarik tersendiri. Curug (air terjun-Bahasa Sunda) yang mempesona menjadi tujuan utama wisatawan datang kesini, baik untuk bermain-main air, berendam, atau sekedar mengabadikan foto. Objek wisata ini dekat dengan arah Lembang dari Cimahi.

Foto air terjun di Curug Cimahi
(Sumber: dok.Rahyang Nusantara,2011)

Dari data yang didapat dari internet, secara geologis, Curug Cimahi telah ada sejak hadirnya Gunung Sunda Purba, yang sekarang lebih dikenal Gunung Tangkuban Perahu. Sumber mata air Curug Cimahi ini berasal dari mata air Gunung Tangkuban Perahu (Disparbud Jabar, 2011). Air terjun setinggi 85 m ini memang merupakan pemandangan yang spektakuler (Kemenbudpar, 2006).

Tanggal 25 Desember 2011 lalu, saya dan teman saya, Raja Iqbal Mulya Harahap, mengunjungi objek wisata ini. Kami menggunakan kendaraan umum (angkutan kota/angkot). Kita menggunakan angkot jurusan Cimahi-Parongpong berwarna ungu hingga terminal Parongpong. Disana, karena tidak ada angkot lewat, kami memutuskan untuk berjalan kaki. Perjalanan melewati Universitas Advent Indonesia dan jurang yang cukup dalam. Sekedar informasi, ada angkot yang menuju Curug Cimahi dari terminal Parongpong, tetapi armadanya tidak banyak dan penumpangnya sedikit. Sesampainya disana, kita membeli tiket masuk seharga Rp10.000,- dan melewati 687 anak tangga (tertera di kertas informasi di loket) untuk menuju lokasi air terjun. Perjalanan yang cukup melelahkan, tetapi disambut pemandangan menakjubkan yang bisa mengistirahatkan tubuh kita setelah berjalan cukup panjang. Objek wisata ini juga dilengkapi beberapa fasilitas seperti tangga untuk memudahkan kita menuju lokasi air terjun, toilet, warung, bahkan mushalla. Juga disediakan tempat-tempat duduk dari bambu untuk tempat kita beristirahat. Banyak dari pengunjung membawa serta keluarga untuk menikmati liburan disini.

Rahyang Nusantara dengan latar belakang air terjun Curug Cimahi
(Sumber: dok. Rahyang Nusantara,2011)

Saat hujan turun, jalanan menjadi cukup licin. Oleh karena itu, berhati-hatilah jika berkunjung kesini saat musim hujan. Saya dan teman saya kembali menaiki 687 anak tangga untuk pulang dan sangat melelahkan. Saya dan teman saya harus beristirahat berkali-kali untuk mengatur napas. Lelah, tapi menyehatkan. Berolahraga dan menghirup udara yang sangat segar. 

Untuk mendapatkan liburan yang sehat, murah, seru, dan mengasyikan tidak perlu ke luar negeri atau luar kota. Sesekali kita menjelajah daerah sendiri dan menikmati apa yang masih disisakan oleh alam adalah kewajiban kita untuk menjaganya agar tetap lestari. Berisitrahat sejenak dari polusi perkotaan di Bandung, Curug Cimahi menjadi salah satu pilihan liburan Anda. Selamat liburan.

Salam liburan hijau,
Rahyang Nusantara
Pengunjung Curug Cimahi



2 comments:

Yahya Nursidik said...

berkungjung , saya pernah dua kali kesana hehe... tpi itu tangga enak turun, rada cape untuk naiknya nya lumayan enak untuk olahraga hehe


terima kasih atas kunjunganya ke blog Gapura Pangarti

Rahyang Nusantara said...

iya sih cape banget hihih 687 anak tangga sekali jalan!!!